Kamis, 25 Juli 2024

Follow us:

infobrand

infobrand

10 Perusahaan Non Emiten dengan Aktivitas Digital PR Teratas

Posted by: 08-02-2023 17:07 WIB 2466 viewer

10 Perusahaan Non Emiten dengan Aktivitas Digital PR Teratas
10 perusahaan atau brand ini memiliki aktivitas Digital PR teratas.

INFOBRAND.ID - Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) atau juga dikenal dengan Public Relations (PR) memiliki fungsi penting dalam menjaga citra positif sebuah perusahaan, untuk menjaga keberlangsungan sebuah bisnis. Untuk mewujudkannya, di era digital ini dapat diwujudkan dengan lebih mudah melalui meningkatkan aktivitas Digital PR. 

Untuk mengukur keberhasilan sebuah perusahaan dalam menjalankan aktivitas PR, TRAS N CO Indonesia, perusahaan consulting yang fokus pada penelitian dan pekembagan brand melakukan riset Top Digital Public Relations Index, yang dilakukan untuk perusahaan-perusahaan di Indonesia, khususnya non emiten.

Dari riset yang dilakukan, terungkap 10 perusahaan dengan citra terbaik antara lain; PT DHL Supply Chain Indonesia, PT Mensa Medika Investama (HALODOC), PT Telekomunikasi Selular, PT Gramedia, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, PT CASTROL INDONESIA, PT BAYER INDONESIA (BAYER), PT Jotun Indonesia, PT Social Bella Indonesia, PT Tupperware Indonesia.

Perusahaan tersebut berhasil menjadi 10 dari 81 perusahaan pemenang hasil riset Top Digital PR Index 2023. Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia mengungkapkan, Riset Digital PR Index Perusahaan Non Emiten, dilakukan pada bulan November 2022 – Januari 2023, dengan metode desk research terhadap 500-an perusahaan non emiten dari berbagai industri.

“Riset ini murni dilakukan melalui data engine pihak ketiga yang independent dan credible dengan menggunakan 3 (tiga) parameter penilaian yaitu; Digital Media Aspect, Digital Sentiment Aspect, dan Digital Awareness Aspect,” jelas Tri Raharjo.

Lebih lanjut Tri Raharjo menjelaskan, dari tiga paremeter tersebut, ada perusahaan yang unggul di masing-masing pengukuran. Seperti jika dilihat dari hasil ulasan di halaman internet, yang unggul adalah PT Gramedia dengan 281 ribu lebih ulasan, kemudian PT Telekomunikasi Seluler dengan 248 ulasan, PT Bayer Indonesia dengan 73 ribu pemberitaan, PT DHL Supply Chain Indonesia dengan 51 ribu ulasan, PT Tupperware Indonesia dengan 41 ribu ulasan, dan seterusnya.

Tentu saja, peningkatan ulasan sebuah perusahaan di halaman internet, dipengaruhi oleh aktivitas digital public relations, dalam meningkatkan informasi perusahaan di ranah digital. Ada berbagai platform yang dapat digunakan, seperti media siber, media sosial, atau website perusahaan.

Selanjutnya, jika dilihat dari jumlah pencarian, PT Gramedia juga masih mendominasi dengan 246 pencarian, disusul PT Telekomunikasi Selular dengan 201 pencarian, kemudian PT Mensa Medika Investama (Halodoc) dengan 110 ribu pencarian, PT Social Bella Indonesia dengan 110 pencarian, dan PT Tupperware Indonesia dengan 90 ribu pencarian.

Meningkatnya pencarian untuk perusahaan-perusahaan tersebut tentu saja didorong oleh kebutuhan masyarakat yang didorong oleh situasi beberapa tahun terakhir, yakni Pandemi Covid-19, yang meningkatkan kebutuhan masyarakat akan buku untuk mengisi kegiatan di rumah, internet dan sarana telekomunikasi di rumah, konsultasi kesehatan, dan layanan pengiriman barang.

Dan terakhir, berkaitan dengan pemberitaan positif sebuah perusahaan, jika dilihat berdasarkan data TRAS N CO Indonesia, didominasi oleh PT Bayer Indonesia sebanyak 5,18 juta pemberitaan, disusul PT DHL Supply Chain Indonesia dengan 103 ribu pemberitaan, PT Gramedia dengan 71 ribu pemberitaan, PT Telekomunikasi Sellular dengan 54 ribu pemberitaan, dan PT Castrol Indonesia dengan 15 ribu pemberitaan.

Meningkatnya pemberitaan untuk perusahaan tersebut, tentu saja dipengaruhi oleh intensitas divisi Humas atau PR dalam membuat siaran media, ataupun konferensi pers, yang bertujuan untuk menyampaikan informasi terbaru terkait perkembangan perusahaan ke media digital. Melalui aktivitas ini juga dapat digunakan oleh para insan PR untuk terus meningkatkan citra positif perusahaan.

Tri Raharjo juga menjelaskan metode pengukuran menggunakan tiga parameter penilaian yakni; Digital Media Aspect, mengukur banyaknya pemberitaan di media digital terhadap suatu perusahaan yang tercapture melalui mesin pencari dengan keyword “Corporate Brand”. Kemudian Digital Sentiment Aspect, mengukur banyaknya dominasi berita positif dan negatif terhadap suatu perusahaan dengan mengacu pada lima halaman utama mesin pencari news Indonesia atau 50 permberitaan. Dan Digital Awareness Aspect, mengukur banyaknya ulasan terkait perusahaan di media digital melalui mesin pencari dan juga mengukur banyaknya pengguna internet yang mencari perusahaan dengan keyword “Corporate Brand” dalam rata-rata perbulan.

Selanjutnya perusahaan pemenang ditentukan berdasarkan kriteria penilaian, perusahaan terriset memiliki dominasi pemberitaan positif dalam 5 halaman mesin pencari pertama dengan angka dominasi 80% pemberitaan positif. Dan perusahaan terriset meraih angka final score 70% atau lebih, serta berada pada Top 100 untuk perusahaan Non Emiten.

Dari penilaian tersebut, perusahaan pemenang merupakan perusahaan yang sukses membangun citranya melalui pemberitaan positif di ranah digital, sehingga banyak ulasan positif terhadap sebuah perusahaan, atau bankan namanya mendominasi halaman internet baik ulasan maupun pencarian. Yang akhirnya, karena banyaknya ulasan dan pencarian membuat sebuah perusahaan semakin dikenal sebagai emiten dengan citra yang positif.

Perusahaan-perusahaan pemenang berhak menyabet penghargaan Top Digital PR Award 2023, sebuah penghargaan bergengsi yang didedikasikan untuk brand dan perusahaan baik emiten maupun non emiten, dalam memanfaatkan digital PR dalam berkomunikasi, menjalin engagement dengan konsumennya untuk menciptakan persepsi serta menghadirkan citra positif terhadap brand dan perusahaan.



TERPOPULER